Juventus dan Atletico Madrid Bakal Adu Tajam Lini Serang


Antoine Griezmann baru saja menggeser nama Fernando Torres dalam daftar salah satu striker tersubur di Atletico Madrid. Mengoleksi 130 gol, Griezmann masuk daftar lima pencetak gol terbanyak Los Rojiblancos.

Griezmann menunjukkan bagaimana profesionalitas itu harus dilakukan di atas lapangan. Musim lalu, dia sempat dikabarkan akan hengkang ke Barcelona atau Manchester United. Situasi yang sempat membuat penampilannya menurun. Kini, semua sudah kembali. Griezmann memperlihatkan bagaimana Atletico dan Spanyol sudah menjadi rumah keduanya.

Dalam edisi terbaru majalah Football France, Griezmann mengaku jika Spanyol adalah negara keduanya. “Prancis melahirkan saya, tapi Spanyol mengadopsi saya,” kata Griezmann, menggambarkan bagaimana Spanyol telah memengaruhi hidupnya.

Gaya bermain sepak bolanya juga dipengaruhi Spanyol. Gaya bermain satu-dua sentuhan, bergerak membuka dan menciptakan peluang, semuanya didapatkan saat di Spanyol pada usia 13 tahun. “Dia berpikir dan bermimpi dalam bahasa Spanyol. Dia mencintai hidupnya di sana,” ungkap saudara perempuan Griezmann, Maud.

Masalahnya, perjalanan karier penyerang berusia 27 tahun tersebut belum sepenuhnya lengkap sejak dia berada di Spanyol. Masih ada tiga gelar yang belum didapatkan di Negeri Matador, yakni trofi Primera Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub. Sejauh ini dia baru mendapatkan tiga trofi: Liga Europa, Piala Super Eropa, dan Super Copa Spanyol. Tapi, dia optimistis bisa menambah trofi, salah satunya dari Liga Champions.

Setidaknya, Los Rojiblancos sekarang telah berada di babak 16 besar bertemu Juventus. Menurut Griezmann, timnya lebih dari cukup untuk bersaing di kompetisi tertinggi di Eropa tersebut. “Kami memiliki pemain yang telah bermain di Liga Champions, Liga Europa, dan final Piala Dunia,” tutur Griezmann, dikutip situs resmi UEFA.


Menghadapi Juve di Stadion Wanda Metropolitano, dini hari nanti, pasukan Diego Simeone dibantu rekor positif melawan klub Italia, termasuk menghadapi Juve. Dari sembilan pertemuan, Los Blancos belum tersentuh kekalahan, dua menang, dua imbang.

Sementara menghadapi La Vecchia Signora , Atletico mencatatkan satu menang dan sekali imbang pada pertemuan fase grup musim 2014/2015 “Jalan ke sana (juara) akan sangat sulit. Tapi, kami akan mencoba yang terbaik. Kami akan melakukan segala daya kami untuk sampai ke sana dan kemudian kita akan lihat,” tandasnya.

Hanya, Juve datang dalam kondisi on fire. Pelatih Juve Massimiliano Allegri mengatakan timnya sudah melewati fase krusial setelah sempat kesulitan bernapas karena menjalani libur musim dingin dan tersingkir di Coppa Italia. Dua penyerang Juve Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo (CR7) terus menjadi mesin pembunuh untuk rival.

Bek Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini juga telah kembali dari cedera. Kembalinya Bonucci dan Chiellini tentu menjadi angin segar untuk meredam serangan balik Atletico yang ditempati Griezmann, Diego Costa, dan Alvaro Morata. Jika ada nama yang bisa diandalkan Juve untuk membongkar Atletico, itu adalah CR7 yang mencetak 22 gol dari 31 pertemuan melawan Los Rojiblancos. CR7 juga semakin produktif dan bisa bekerja sama dengan Dybala. Juve pun memastikan tidak mengistirahatkan pemain terbaiknya tersebut.

“Pertandingan melawan Atletico akan sangat berbeda. Kita harus lebih waspada dan menemukan momen tepat untuk mencetak gol. Sangat penting mendapatkan gol di sana. Jika tidak, kualifikasi akan agak sulit untuk dicapai,” ujar Allegri.

Bek Chiellini menyebut timnya memang harus ekstrawaspada dalam serangan balik Los Rojiblancos. Menurut dia, pendekatan bermain Atletico lebih berasa Italia dibandingkan Spanyol. “Dalam konteks bagaimana pendekatan mereka dari mental dan cara bermain, lebih dekat ke sepak bola kita (Italia),” tutur Chiellini, dikutip


Related posts

Leave a Comment